Posted 7 April, 2010 by dr.Abu Hana | أبو هـنـاء ألفردان | in Pengobatan Nabawi (أ لطب النبوي). Tagged: apa itu ruqyah, cara meruqyah yang benar, cara ruqyah, ciri rukyah, rukyah, ruqyah sesuai alquran, syarat ruqyah syari, terapi ruqyah. 6 Comments
DEFINISI RUQYAH SECARA BAHASA DAN ISTILAH
Ditulis oleh Asy Syaikh Muhammad bin Abdillah Al-Imam
Berkata Al Fairuz Abadi dalam kamus Al Muhith bahwaا لر قية dengan didhammah artinya berlindung diri. Bentuk jamaknya adalah ر قى . Berkata Al Fayumi dalam “Al Mishbah Al Munir” ر قى رقيا dari bab ر مى yang artinya berlindung diri kepada Allah Subhaanahu wata’ala.
Berkata Ibnul Atsir dalam ” An Nihayah fii Ghariibi Al Hadits ” (2/254) bahwa Ruqyah artinya berlindung diri dimana orang yang memiliki penyakit itu diruqyah seperti demam dan kerasukan serta penyakit-penyakit lainnya. Disebutkan dalam “Lisan Al Arabi” (5/293): ا لعوذة (berlindung diri), bentuk jamaknya adalahر قي dan bentuk masdar (dasarnya) adalah ر قيا و ر قية و ر قيا jika dia berlindung diri dengan cara meniupkan.
Sedangkan definisi ruqyah secara istilah (syar’i) adalah berlindung diri dengan ayat-ayat Al Qur’an dan dzikir-dzikir serta doa-doa yang diajarkan oleh Nabi Shallallohu ‘alaihi wasallam.
Ruqyah syar’i memiliki beberapa syarat yang disebutkan oleh para ulama untuk membedakannya dengan ruqyah ruqyah yang bid’ah dan syirik. Bahkan mereka (para ulama, pen) telah bersepakat tentang syarat-syarat berikut ini : Berkata Al Hafizh Ibnu Hajar Al Asqalani dalam “Fathul Bari” (10/240) :
SYARAT-SYARAT RUQYAH SYAR’I
Para ulama telah bersepakat tentang bolehnya meruqyah jika terkumpul 3 syarat, yaitu :
1. Ruqyah tersebut dilakukan dengan menggunakan kalamullah Subhaanahu wata’ala, dengan nama-namaNya dan sifat-sifatNya.
2. Ruqyah dilakukan dengan menggunakan bahasa arab atau dengan sesuatu yang diketahui maknanya dari selain bahasa arab.
3. Meyakini bahwa ruqyah itu tidak memberikan pengaruh dengan sendirinya tetapi dengan izin Allah Subhaanahu wata’ala.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah memiilki perkataan yang sangat bagus tentang masalah ini. Beliau berkata sebagaimana yang disebutkan dalam “Majmu Fatawa” (24/277-278) : “Adapun mengobati orang yang kerasukan jin dengan menggunakan ruqyah dan berlindung diri kepada Allah Subhaanahu wata’ala ini memiliki 2 sisi :
- Jika ruqyah dan permintaan perlindungan diri ini dilakukan dengan sesuatu yang diketahui maknanya dan dengan sesuatu yang dibolehkan dalam Islam dimana seseorang boleh mengucapkan kalimat tersebut, berdoa kepada Allah Subhaanahu wata’ala serta dzikir kepada-Nya dan Allah Subhaanahu wata’ala membolehkan untuk melakukannya. Jika demikian keadaannya, maka boleh bagi dia untuk meruqyah orang yang kerasukan dengan menggunakan cara-cara ini.
Telah tsabit dalam Ash Shahih dari Nabi Shallallohu ‘alaihi wasallam bahwa beliau Shallallohu ‘alaihi wasallam membolehkan untuk meruqyah selama tidak mengandung kesyirikan.” Beliau Shallallohu ‘alaihi wasallam juga bersabda:
من استطاع منكم أن ينفع أخاه فليفعل
” Barangsiapa di antara kalian yang mampu untuk memberikan manfaat kepada saudaranya, maka lakukanlah.”.
- Jika dalam meruqyah itu terdapat kalimat-kalimat yang diharamkan seperti kalimat yang mengandung kesyirikan atau kalimat tersebut tidak diketahui maknanya dan kemungkinan mengandung kekufuran, maka tidak boleh bagi seseorang untuk meruqyah, tidak boleh berkeinginan keras dan tidak boleh pula bersumpah untuk menggunakan kalimat tersebut walaupun kadang-kadang jinnya benar-benar keluar dari orang yang kerasukan. Karena sesungguhnya apa-apa yang diharamkan oleh Allah Subhaanahu wata’ala dan RasulNya Shallallohu ‘alaihi wasallam itu lebih besar mudharatnya daripada manfaatnya.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah juga berkata sebagaimana yang disebutkan dalam “Majmu Fatawa” (19/13): “Oleh karena itu, para ulama kaum muslimin melarang meruqyah dengan sesuatu yang tidak diketahui maknanya karena hal ini merupakan sebab terjatuhnya seseorang ke dalam kesyirikan walaupun orang yang meruqyah itu tidak mengetahui bahwa itu kesyirikan.” Beliau juga berkata dalam “Iqtidha Ash Shirat Al Mustaqiim” (1/519): “Jika makna sesuatu itu tidak diketahui, maka kemungkinan itu adalah makna yang haram sehingga seorang muslim tidak diperbolehkan untuk mengucapkan sesuatu yang tidak diketahui maknanya. Oleh karena itu dibenci meruqyah dengan menggunakan bahasa Ibrani atau Suryani dan selainnya karena dikhawatirkan di dalamnya mengandung makna yang tidak diperbolehkan.”
Berkata An Nawawi dalam Shahih Muslim (14/141-142): “Merupakan satu pujian jika seseorang meninggalkan untuk meruqyah dengan menggunakan kalimat-kalimat kekufuran, meruqyah dengan kalimat-kalimat asing, meruqyah dengan menggunakan selain bahasa arab atau menggunakan sesuatu yang tidak diketahui maknanya. Semua ini tercela, karena ada kemungkinan maknanya adalah kekufuran, mendekati kekufuran atau makruh. Adapun meruqyah dengan ayat-ayat Al Qur’an dan dzikir-dzikir yang diketahui ini tidak dilarang, bahkan sunnah. Sungguh telah dinukilkan ijma ulama tentang bolehnya meruqyah dengan ayat-ayat Al Qur’an dan dzikir-dzikir kepada Allah Subhaanahu wata’ala.
Demikian pula telah disebutkan dalam ijma ulama bahwa ruqyah itu tidak disyariatkan jika mengandung sesuatu yang menyelisihi syariat yang suci. Oleh karena itu, hendaknya para peruqyah diberi peringatan dengan peringatan yang keras untuk tidak meruqyah dengan ruqyah yang tidak disyariatkan dan berhati-hati dari meminta untuk diruqyah dengan ruqyah yang tidak syar’i seperti ruqyahnya pada tukang sihir, dajjal dan ahli bid’ah yang sesat.
Sumber Buku : HUKUM BERINTERAKSI DENGAN JIN
Pustaka : Ats Tsabat.
SUMBER URL :
http://www.salafybpp.com/index.php?option=com_content&view=article&id=105:definisi-ruqyah-secara-bahasa-dan-istilah&catid=1:aqidah-islam&Itemid=28
http://www.salafybpp.com/index.php?option=com_content&view=article&id=106:syarat-syarat-ruqyah-syari&catid=1:aqidah-islam&Itemid=28
* * *
Kekeliruan Praktik Ruqyah yang Perlu Diketahui
Oleh: Al-Ustadz Dzulqornain bin Muhammad Sunusi al-Makassari
Bismillahir-rohmanir-rohiim.
Tanya: Tolong dijelaskan bagaimana cara ruqyah yang syar’i, dikarenakan belakangan hari ini maraknya acara ruqyah diumumkan di TV, seperti praktik pengobatan, dan mereka mengajak dialog jin yang berada di dalam tubuh si pasien tersebut.
Jawab: Masak ini disiarkan di TV.
Siapa tahu ada kerjasama sama jin ini?
Nah, sebenarnya masalah ruqyah belakangan ini terlalu luas diartikan, dan terlalu banyak cara-cara ruqyah yang tidak benar. Kemarin seingat saya, saya berikan contoh orang yang menyembelih dengan Qur’an itu. Ini termasuk hal yang salah, demikian pula memegang orang yang bukan mahrom-nya. Walaupun pakai alas tangan, itu tidak dibolehkan. Demikian pula mengajak dialog dengan jin, itu adalah hal yang tidak dibolehkan & kadang bisa mengganggu aqidah, sebab jin penuh dengan makar. Kalau yang dibicarai kepada jin, satu kalimat: Kamu keluar, atau: Kamu masuk Islam, lalu kamu pergi, setelah itu dia baca, tidak usah peduli dia mau pergi, mau keluar, baca saja sampai selesai.
Kata Syaikh al-Albani dalam sebagian tulisan beliau dalam Silsilah ash-Shohihah, beliau menganggap ini celaan dalam aqidah: Mengajak dialog dengan jin. Dan Syaikh Muqbil rohimahullohu ta’ala, beliau termasuk yang tidak pernah meruqyah orang. Sampai kadang beliau berpesan: Hati-hati jangan sampai jin-nya telah bersepakat untuk melalaikan kalian dari menuntut ilmu. Na’am.
Tapi bukan artinya seseorang dilarang untuk menolong saudaranya yang lain. Orang yang butuh, dibantu. Itu adalah akhlaq yang bagus, tapi ini peringatan jangan sampai dilalaikan dengan jin, apalagi kalau sampai sibuk berdialog dengannya. Sampai -na’udzubillah- saya pernah dengar, ada siapa begitu namanya, da’i-nya al-Sofwa juga. Dia keluarkan kaset dialog dia dengan jin. Dan pembicaraannya melayani jin-nya, dan saya dengar dari sela-sela pembicarannya tersebut, dia jatuh ke dalam beberapa kesalahan aqidah, dalam pembicaraan tersebut. Ini karena dialog. Maka tidak pantas ada yang terjadi hal seperti itu. Termasuk hal-hal yang munkar sekarang, klinik-klinik ruqyah. Laris klinik ruqyah, dan ini sudah menunjukkan ketidak-ikhlashan, & jin-nya sudah menang beberapa poin. Ya kan.
Kemudian klinik ruqyah itu sendiri tidak disyari’atkan. Itu fatwa dari Syaikh Sholih al-Fauzan ketika ditanya tentang klinik ruqyah. Kata beliau tidak pernah dilakukan oleh Nabi & para shohabatnya, dan hal tersebut akan menyeret kepada berbagai kerusakan. Terbukti apa yang beliau ucapkan.
Karena itu yang menekuni klinik-klinik ruqyah itu hanya kelompok-kelompok yang biasanya hanya kumpul-kumpul dananya. Cari-cari duit. Nah, sampai ada sebagian kelompok kerjanya bikin ruqyah sana-sini. Sebentar-sebentar seminar masalah ruqyah, besoknya seminar lagi masalah ruqyah. Sampai di Makassar ada kelompok namanya Yayasan Wahdah Islamiyyah, Sururi, Quthbi, kakap. Mereka punya klinik ruqyah dan punya acara pekanan di radio, khusus tentang masalah pengobatan jin. Jadi cara menarik massa seperti itu, dilakukan oleh sebagian orang. Massa ini kan, untuk mengumpulkan massa gampang saja, gila-gilaan saja, banyak orang yang datang. Cari hal-hal yang jarang dilakukan manusia, hal-hal yang aneh, banyak yang ikuti. Kan gitu. Ini yang banyak ditekuni oleh sebagian orang.
Wallohul-musta’an.
[Ditranskrip oleh Muhammad al-Maghlani].
SUMBER URL : http://darussalam.wordpress.com/2009/11/01/kekeliruan-praktik-ruqyah-yang-perlu-diketahui/
Thursday, March 10, 2011
menghina kekasih orang
nota: post ini dipetik daripada saudara hamkahamka
Menghina Kekasih orang?
(jika ada orang menegur kesalahan kekasih kita, ucapkanlah terima kasih )
Satu hari, ketika sedang berhenti ‘tapau’ beli makanan dekat warung tepi jalan, dua orang anak lelaki aku telah bermain sambil berlari lari sehingga begitu hampir di jalan raya, aku melihat dengan cemas tapi tak mampu mencegah anak anak lelaki aku tu sebab tangan kiri dan kananku, masih ada dua lagi baki anak yang perlu di jaga, lebih kecil dan lebih aktif.., isteriku yang sedang memilih lauk, sesekali melihat dua anak lelakiku dengan jelingan tajam agar mereka berhenti bermain di tepi jalan.
Di tepi jalan itu juga, ada seorang pakcik yang sedang menyapu sampah di tepi jalan, lalu beliau memarahi anak anakku yang dua orang tu agar berhenti bermain di tepi jalan.., tapi anak aku buat bodoh jer dan terus bergurau sedang kereta sibuk lalu lalang..
Tiba tiba pakcik tu ketuk kepala anak aku dengan batang penyapu, seorang sekali ketuk, tidaklah kuat, tapi cukup buat anak aku berhenti bermain dan kembali kepangkuan ibunya.., ternyata, isteriku tidak senang dengan tindakan pakcik tu, lalu menggosok kepala anak anakku, sedang dahinya berkerut..
Akupun serahkan dua lagi anakku kepada isteriku dan terus menuju pantas ke arah pakcik tu..
Setelah aku berbicara beberapa patah perkataan dengan pakcik itu, maka aku kembali kepada isteriku, dan bertanyalah isteriku..
“Abang cakap apa dengan pakcik tu?”
“Abang cakap, terima kasih kerana pukul anak kita..”
“Tak patut dia pukul kepala, marah sahaja cukuplah” kata isteriku tak puas hati..
“Abang pun nampak, dia ketuk sikitjer.., tak sakitpun, anak kita tu tak dengar cakap, elok kena pukulan mengajar..”
Aku berhenti telan air liur, dan berkata:
“Lagipun, eloklah kena pukul sebelum kemalangan, jika dia di langgar lori, baru nak ketuk kepala dengan penyapu, dah tak guna dah..”
Woha!
Isteri aku gelak dan akupun mencubit perut anakku sebagai tambahan kepada kesalahan mereka..
Jadi, hari ni aku nak ajar korang, jika ada orang marah atau denda anak kita kerana kesalahan anak-anak kita, janganlah jadi seperti ibu bapa yang bangang yang mana akan pertahankan anak mereka dan marah pulak kepada mereka yang cuba selamatkan masa depan anak kita..
Kenapa Mak bapak jenis tu aku panggil bangang?!
Cuba tengok kat sekolah, ada budak nakal, cikgupun pukul sikit, tapi mak bapak yang bangang terus serang cikgu tu.., dan apa kesan pada anak, jadi bodoh sombong.., lepas tu cikgupun malas dah nak tegur anak mak bapak bangang, bila anak dah besar , dan jadi kurang ajar serta bodoh.., mak bapak pulak salahkan kerajaan, memang bangang!
Masa aku kecik, pernah ada jiran datang jumpa mak aku cakap aku ni nakal usik anak dia, mak aku terus ucap terima kasih, dan pukul aku depan jiran tu sampai jiran tu puas.., dan setiap kali ada orang mengadu kesalahan aku, itulah yang mak aku lakukan..
Tapi ada jugak jiran aku, bila mak aku mengadu anak dia nakal, dia marah pulak mak aku, katanya jangan sibuk jaga tepi kain orang, dan mak akupun dah tak mengadu lagi dengan jiran yang jenis sebgitu..
Sekarang, mak aku dan jiran aku tu pun dah arwah, dan aku tengok, anak jiran aku tu bila besar jadi penagih dadah.., (macam cerekarama, kan?)
Dan hari ini, aku tengok ramai mak bapak yang bila kita mengadu salah anak mereka, di makinya kita, tak boleh terima keturunannya buat silap konon, apa punya bangang?!
Dalam iklan TV mencegah panggilan palsu 999, di tunjukkan babak operator menelefon seorang ibu memberitahu supaya nasihat anak kepada si ibu tadi agar jangan dial nombor 999 secara suka suka, tapi si ibu ni marah pulak dekat operator kerana tuduh dia tak pandai jaga anak, pulak?!!
Jangan rosakkan masa depan anak anak kita, jika salah hukumlah.., dan jika ada orang lain mengadu, ucaplah terima kasih kerana dalam dunia ini, masih ada orang yang sayang pada anak-anak kita..
Korang tahu kenapa ramai mak bapak bangang dalam hal sebegini?
Ini adalah kerana sikap tak boleh dikritik, dan rasa diri betul dan sempurna, yang mana apabila ada orang mengkritik anak mereka, pada pandangan si bangang ini, seolah mengkritik diri mereka, aduhai.., anak buat salah, orang tegur, buat apa nak emosi, lebih baik betulkan anak sewaktu masih boleh dibetulkan..,
Aku tahu korang sayang pada anak korang, tapi cara korang tunjuk kasih sayang biarlah dengan cara yang betul, Lukman Nur Hakim yang bijaksana selalu pesan, “anak tidak dapat tidak perlu dihukum, seperti kebun perlukan air” atau pepetah melayu lama; “sayang anak, tangan tangankan..,” atau pepatah keretamayat.
“jika ada orang menegur kesalahan kekasih kita, ucapkanlah terima kasih”
Aku ulang:
“Jika ada orang menegur kesalahan kekasih kita, ucapkanlah terima kasih”
Anak korang adalah salah satu ‘kekasih’ korang, korang sayang mereka.., tapi sayanglah dengan cara yang betul.., yang mana jika ada orang menegur kesalahan kekasih kita, ucapkanlah terima kasih..
Janganlah jadi ibu bapa yang bangang, yang akan pertahankan semua kesalahan ‘kekasih kekasih’(anak) mereka, sehingga kekasih mereka menjadi bodoh sombong, dan akhirnya membawa mereka ke neraka..
Sama jugak, jangan jadi suami yang bangang, yang akan pertahankan semua kesalahan ‘kekasih kekasih’(isteri) mereka, sehingga kekasih mereka menjadi bodoh sombong, dan akhirnya membawa mereka ke neraka..
Sama jugak, jangan jadi pengikut yang bangang, yang akan pertahankan semua kesalahan ‘kekasih kekasih’(pemimpin) mereka, sehingga kekasih mereka menjadi bodoh sombong, dan akhirnya membawa mereka ke neraka..
Faham?!
Ini yang aku nak cerita hari ni, korang ada ‘kekasih’, yang mana ‘kekasih’ korang dah buat silap, lalu aku kritik, dan tegur akan kesalahan ‘kekasih’ korang, tapi korang yang bangang, serang aku, kutuk aku balik, dan pertahankan ‘kesucian’ (suci?) kekasih-kekasih korang, sehingga kekasih korang dan korang sendiri menjadi bodoh sombong, dan terus menerus hidup dalam kejahilan..
Korang tahu siapa ‘kekasih’ korang yang korang marah sangat aku kritik kesalahan mereka?
Baca sajer entry lama, aku kririk PENIAGA SYSTEM PIRAMID, korang marah, aku kritik ORANG FORWARD EMAIL BODOH, korang marah, aku kritik ORANG YANG TAKSUB DENGAN PARTI, korang marah, aku kritik ORANG PERCAYA TEORI KONSPIRASI, korang marah, aku kritik ORANG DAKWAH BIDAAH, korang marah, aku kritik USTAZ KEGEMARAN PARTI KORANG, korang marah, aku kritik ORANG PERASAN UNIK, korang marah, aku kritik ORANG SUKA GUNA FATWA KAUM BERUK, korang marah, aku kritik PAK PANDIR MODEN, korang marah, aku kritik orang yang ada syndrome mumayiz down, korang marah, aku kritik PARTY XYZ, korang marah, dan lain lain..
Kenapa korang marah? Sebab korang rasa diri betul dan sempurna, yang mana apabila ada orang mengkritik ‘kekasih’ korang, pada pandangan korang yang mudah bengang ini, seolah mengkritik diri korang, aduhai.., ‘kekasih’ buat salah, aku tegur, buat apa nak emosi, lebih baik betulkan ‘kekasih’ sewaktu masih boleh dibetulkan..,
Aku tahu korang sayang pada ‘kekasih’ korang, tapi cara korang tunjuk kasih sayang biarlah dengan cara yang betul,
“jika ada orang menegur kesalahan ‘kekasih’ kita, ucapkanlah terima kasih”
Janganlah jadi ibu bapa yang bangang, yang akan pertahankan semua kesalahan ‘kekasih kekasih’(anak) mereka, sehingga kekasih mereka menjadi bodoh sombong, dan akhirnya membawa mereka ke neraka..
Sama jugak, jangan jadi pengikut yang bangang, yang akan pertahankan semua kesalahan ‘kekasih kekasih’(pemimpin) mereka, sehingga kekasih mereka menjadi bodoh sombong, dan akhirnya membawa mereka ke neraka..
Muawiyah r.a di zaman pemerintahanya telah buat kenyataan, bahawa harta Baitu Mal dia yang punya, siapa berani bantah, sila jumpa belakang pintu, lalu satu orang pakcik telah berdiri membantah, dan Muawiyah arahkan pakcik ni pergi belakang pintu, orang rami dah panic dah.., dan di belakang pintu, Muawiyah R.ahu, telah peluk pakcik ni, ucap terima kasih kerana di zaman pemerintahannya, masih ada yang berani tegur, sebab Nabi dah bagitahu, jika jadi pemimpin yang rakyat tak berani tegur, maka celakalah.., begitu lebih kurang..
Maka, korang yang telah korbankan masa bersama ‘kekasih’ korang, sehingga diri menjadi buta dalam bercinta, dan anggap kekasih korang tu sempurna tak ada salah.., lalu bila ada yang kritik ‘kekasih’ korang terus melenting dalam komen dan blog, apa punya bodoh ‘kekasih’ korang dapat kekasih macam korang pun aku tak tahulah..
Kes ni sama macam cerita drama melayu, mak bapak tak bagi kahwin dengan kekasih korang yang suka hisap dadah, lalu cerita kebururukan kekasih korang agar masa depan korang selamat, tapi korang bangang, nak jugak kekasih korang yang bertaraf sampah masyarakat, (sebab korang dah banyak korban untuk dia), bila dah kahwin, malam malam suami pukul mintak duit nak beli dadah, baru menyesal, dulu orang nasihat tak nak dengar.., bodoh!
Sama jugak ‘korang’ yang aku tulis dalam blog ni, korang nak berjuang ugama, lalu korbankan diri dengan parti so call islamiclah, email forwardlah, MLM lah, teori konspirasi lah, dan apa kejadah lagi, lalu bila aku nasihat, kritik dan kutuk kesalahan kekasih korang, mulalah melenting, marah dan emosi..
Padahal, aku sayang korang, aku tak nak masa depan korang hancur...
Hampeh!
Fahamilah perasan ibu bapa yang menasihati anaknya tentang jodoh apabila anaknya nak berkahiwn dengan orang yang rosak akhlak, mak bapak bukan dengki, tapi sayang..
Maka, sama dengan aku, aku tak dengki dengan korang, aku sayang..
Maaflah, sebab aku kutuk dan hina kekasih korang selama ini, buat korang bengang!..,
Apa nak buat, dah Kekasih korang tu memang bangang!
Apa lagi nak di kata!
Woha!
Ps: jika segan nak komen terima kasih kat blog , Korang boleh ucapkan terima kasih dalam hati kepada aku,..,no problem, :)
Menghina Kekasih orang?
(jika ada orang menegur kesalahan kekasih kita, ucapkanlah terima kasih )
Satu hari, ketika sedang berhenti ‘tapau’ beli makanan dekat warung tepi jalan, dua orang anak lelaki aku telah bermain sambil berlari lari sehingga begitu hampir di jalan raya, aku melihat dengan cemas tapi tak mampu mencegah anak anak lelaki aku tu sebab tangan kiri dan kananku, masih ada dua lagi baki anak yang perlu di jaga, lebih kecil dan lebih aktif.., isteriku yang sedang memilih lauk, sesekali melihat dua anak lelakiku dengan jelingan tajam agar mereka berhenti bermain di tepi jalan.
Di tepi jalan itu juga, ada seorang pakcik yang sedang menyapu sampah di tepi jalan, lalu beliau memarahi anak anakku yang dua orang tu agar berhenti bermain di tepi jalan.., tapi anak aku buat bodoh jer dan terus bergurau sedang kereta sibuk lalu lalang..
Tiba tiba pakcik tu ketuk kepala anak aku dengan batang penyapu, seorang sekali ketuk, tidaklah kuat, tapi cukup buat anak aku berhenti bermain dan kembali kepangkuan ibunya.., ternyata, isteriku tidak senang dengan tindakan pakcik tu, lalu menggosok kepala anak anakku, sedang dahinya berkerut..
Akupun serahkan dua lagi anakku kepada isteriku dan terus menuju pantas ke arah pakcik tu..
Setelah aku berbicara beberapa patah perkataan dengan pakcik itu, maka aku kembali kepada isteriku, dan bertanyalah isteriku..
“Abang cakap apa dengan pakcik tu?”
“Abang cakap, terima kasih kerana pukul anak kita..”
“Tak patut dia pukul kepala, marah sahaja cukuplah” kata isteriku tak puas hati..
“Abang pun nampak, dia ketuk sikitjer.., tak sakitpun, anak kita tu tak dengar cakap, elok kena pukulan mengajar..”
Aku berhenti telan air liur, dan berkata:
“Lagipun, eloklah kena pukul sebelum kemalangan, jika dia di langgar lori, baru nak ketuk kepala dengan penyapu, dah tak guna dah..”
Woha!
Isteri aku gelak dan akupun mencubit perut anakku sebagai tambahan kepada kesalahan mereka..
Jadi, hari ni aku nak ajar korang, jika ada orang marah atau denda anak kita kerana kesalahan anak-anak kita, janganlah jadi seperti ibu bapa yang bangang yang mana akan pertahankan anak mereka dan marah pulak kepada mereka yang cuba selamatkan masa depan anak kita..
Kenapa Mak bapak jenis tu aku panggil bangang?!
Cuba tengok kat sekolah, ada budak nakal, cikgupun pukul sikit, tapi mak bapak yang bangang terus serang cikgu tu.., dan apa kesan pada anak, jadi bodoh sombong.., lepas tu cikgupun malas dah nak tegur anak mak bapak bangang, bila anak dah besar , dan jadi kurang ajar serta bodoh.., mak bapak pulak salahkan kerajaan, memang bangang!
Masa aku kecik, pernah ada jiran datang jumpa mak aku cakap aku ni nakal usik anak dia, mak aku terus ucap terima kasih, dan pukul aku depan jiran tu sampai jiran tu puas.., dan setiap kali ada orang mengadu kesalahan aku, itulah yang mak aku lakukan..
Tapi ada jugak jiran aku, bila mak aku mengadu anak dia nakal, dia marah pulak mak aku, katanya jangan sibuk jaga tepi kain orang, dan mak akupun dah tak mengadu lagi dengan jiran yang jenis sebgitu..
Sekarang, mak aku dan jiran aku tu pun dah arwah, dan aku tengok, anak jiran aku tu bila besar jadi penagih dadah.., (macam cerekarama, kan?)
Dan hari ini, aku tengok ramai mak bapak yang bila kita mengadu salah anak mereka, di makinya kita, tak boleh terima keturunannya buat silap konon, apa punya bangang?!
Dalam iklan TV mencegah panggilan palsu 999, di tunjukkan babak operator menelefon seorang ibu memberitahu supaya nasihat anak kepada si ibu tadi agar jangan dial nombor 999 secara suka suka, tapi si ibu ni marah pulak dekat operator kerana tuduh dia tak pandai jaga anak, pulak?!!
Jangan rosakkan masa depan anak anak kita, jika salah hukumlah.., dan jika ada orang lain mengadu, ucaplah terima kasih kerana dalam dunia ini, masih ada orang yang sayang pada anak-anak kita..
Korang tahu kenapa ramai mak bapak bangang dalam hal sebegini?
Ini adalah kerana sikap tak boleh dikritik, dan rasa diri betul dan sempurna, yang mana apabila ada orang mengkritik anak mereka, pada pandangan si bangang ini, seolah mengkritik diri mereka, aduhai.., anak buat salah, orang tegur, buat apa nak emosi, lebih baik betulkan anak sewaktu masih boleh dibetulkan..,
Aku tahu korang sayang pada anak korang, tapi cara korang tunjuk kasih sayang biarlah dengan cara yang betul, Lukman Nur Hakim yang bijaksana selalu pesan, “anak tidak dapat tidak perlu dihukum, seperti kebun perlukan air” atau pepetah melayu lama; “sayang anak, tangan tangankan..,” atau pepatah keretamayat.
“jika ada orang menegur kesalahan kekasih kita, ucapkanlah terima kasih”
Aku ulang:
“Jika ada orang menegur kesalahan kekasih kita, ucapkanlah terima kasih”
Anak korang adalah salah satu ‘kekasih’ korang, korang sayang mereka.., tapi sayanglah dengan cara yang betul.., yang mana jika ada orang menegur kesalahan kekasih kita, ucapkanlah terima kasih..
Janganlah jadi ibu bapa yang bangang, yang akan pertahankan semua kesalahan ‘kekasih kekasih’(anak) mereka, sehingga kekasih mereka menjadi bodoh sombong, dan akhirnya membawa mereka ke neraka..
Sama jugak, jangan jadi suami yang bangang, yang akan pertahankan semua kesalahan ‘kekasih kekasih’(isteri) mereka, sehingga kekasih mereka menjadi bodoh sombong, dan akhirnya membawa mereka ke neraka..
Sama jugak, jangan jadi pengikut yang bangang, yang akan pertahankan semua kesalahan ‘kekasih kekasih’(pemimpin) mereka, sehingga kekasih mereka menjadi bodoh sombong, dan akhirnya membawa mereka ke neraka..
Faham?!
Ini yang aku nak cerita hari ni, korang ada ‘kekasih’, yang mana ‘kekasih’ korang dah buat silap, lalu aku kritik, dan tegur akan kesalahan ‘kekasih’ korang, tapi korang yang bangang, serang aku, kutuk aku balik, dan pertahankan ‘kesucian’ (suci?) kekasih-kekasih korang, sehingga kekasih korang dan korang sendiri menjadi bodoh sombong, dan terus menerus hidup dalam kejahilan..
Korang tahu siapa ‘kekasih’ korang yang korang marah sangat aku kritik kesalahan mereka?
Baca sajer entry lama, aku kririk PENIAGA SYSTEM PIRAMID, korang marah, aku kritik ORANG FORWARD EMAIL BODOH, korang marah, aku kritik ORANG YANG TAKSUB DENGAN PARTI, korang marah, aku kritik ORANG PERCAYA TEORI KONSPIRASI, korang marah, aku kritik ORANG DAKWAH BIDAAH, korang marah, aku kritik USTAZ KEGEMARAN PARTI KORANG, korang marah, aku kritik ORANG PERASAN UNIK, korang marah, aku kritik ORANG SUKA GUNA FATWA KAUM BERUK, korang marah, aku kritik PAK PANDIR MODEN, korang marah, aku kritik orang yang ada syndrome mumayiz down, korang marah, aku kritik PARTY XYZ, korang marah, dan lain lain..
Kenapa korang marah? Sebab korang rasa diri betul dan sempurna, yang mana apabila ada orang mengkritik ‘kekasih’ korang, pada pandangan korang yang mudah bengang ini, seolah mengkritik diri korang, aduhai.., ‘kekasih’ buat salah, aku tegur, buat apa nak emosi, lebih baik betulkan ‘kekasih’ sewaktu masih boleh dibetulkan..,
Aku tahu korang sayang pada ‘kekasih’ korang, tapi cara korang tunjuk kasih sayang biarlah dengan cara yang betul,
“jika ada orang menegur kesalahan ‘kekasih’ kita, ucapkanlah terima kasih”
Janganlah jadi ibu bapa yang bangang, yang akan pertahankan semua kesalahan ‘kekasih kekasih’(anak) mereka, sehingga kekasih mereka menjadi bodoh sombong, dan akhirnya membawa mereka ke neraka..
Sama jugak, jangan jadi pengikut yang bangang, yang akan pertahankan semua kesalahan ‘kekasih kekasih’(pemimpin) mereka, sehingga kekasih mereka menjadi bodoh sombong, dan akhirnya membawa mereka ke neraka..
Muawiyah r.a di zaman pemerintahanya telah buat kenyataan, bahawa harta Baitu Mal dia yang punya, siapa berani bantah, sila jumpa belakang pintu, lalu satu orang pakcik telah berdiri membantah, dan Muawiyah arahkan pakcik ni pergi belakang pintu, orang rami dah panic dah.., dan di belakang pintu, Muawiyah R.ahu, telah peluk pakcik ni, ucap terima kasih kerana di zaman pemerintahannya, masih ada yang berani tegur, sebab Nabi dah bagitahu, jika jadi pemimpin yang rakyat tak berani tegur, maka celakalah.., begitu lebih kurang..
Maka, korang yang telah korbankan masa bersama ‘kekasih’ korang, sehingga diri menjadi buta dalam bercinta, dan anggap kekasih korang tu sempurna tak ada salah.., lalu bila ada yang kritik ‘kekasih’ korang terus melenting dalam komen dan blog, apa punya bodoh ‘kekasih’ korang dapat kekasih macam korang pun aku tak tahulah..
Kes ni sama macam cerita drama melayu, mak bapak tak bagi kahwin dengan kekasih korang yang suka hisap dadah, lalu cerita kebururukan kekasih korang agar masa depan korang selamat, tapi korang bangang, nak jugak kekasih korang yang bertaraf sampah masyarakat, (sebab korang dah banyak korban untuk dia), bila dah kahwin, malam malam suami pukul mintak duit nak beli dadah, baru menyesal, dulu orang nasihat tak nak dengar.., bodoh!
Sama jugak ‘korang’ yang aku tulis dalam blog ni, korang nak berjuang ugama, lalu korbankan diri dengan parti so call islamiclah, email forwardlah, MLM lah, teori konspirasi lah, dan apa kejadah lagi, lalu bila aku nasihat, kritik dan kutuk kesalahan kekasih korang, mulalah melenting, marah dan emosi..
Padahal, aku sayang korang, aku tak nak masa depan korang hancur...
Hampeh!
Fahamilah perasan ibu bapa yang menasihati anaknya tentang jodoh apabila anaknya nak berkahiwn dengan orang yang rosak akhlak, mak bapak bukan dengki, tapi sayang..
Maka, sama dengan aku, aku tak dengki dengan korang, aku sayang..
Maaflah, sebab aku kutuk dan hina kekasih korang selama ini, buat korang bengang!..,
Apa nak buat, dah Kekasih korang tu memang bangang!
Apa lagi nak di kata!
Woha!
Ps: jika segan nak komen terima kasih kat blog , Korang boleh ucapkan terima kasih dalam hati kepada aku,..,no problem, :)
Subscribe to:
Comments (Atom)